Blogroll

Wednesday, 9 January 2013

 Wisata Kebumen
 
 
Artikel kali ini saya ingin menunjukkan beberapa tempat wisata di Kabupaten Kebumen. 
Kenapa saya tiba-tiba memposting hal ini? 
Hal ini sebenarnya lebih karena keinginan pribadi saya sebagai warga Kabupaten Kebumen untuk ikut mempromosikan tempat-tempat wisata di kabupaten Kebumen. Semoga dengan tulisan ini pariwisata di Kabupaten Kebumen dapat makin maju dan meningkatkan jumlah wisatawannya.
Add caption

  Terletak di desa Jatijajar Kecamatan Ayah, 42 km dari Kebumen ke barat atau sekitar 23 km  kea rah selatan dari Gombong. Di dalam goa jatijajar terdapat sungai bawah tanah yang masih yang terlihat pada beberapa sendang yang terletak sekitar 5m di bawah lorong utama. Empat sendang tersebut yaitu sendang Mawar, Sendang Kantil, Sendang Jombor, dan Sendang Puser Bumi. Menurut kepercayaan bila membasuh muka di Sendang Mawar akan awet muda dan bila membasuh muka di Sendang Kantil akan meningkatkan deratatnya.
  
Karangbolong adalah sebuah pantai dimana terdapat muara sungai dan terdapat sebuah karang yang “bolong” sehingga seperti gua kecil yang bisa ditelusuri. Banyak sarang walet di sana. Jarak Pantai Karangbolong dari Kota Kebumen sekitar 40 Km sebelah barat dayaDi Pantai Karangbolong, para wisatawan bisa menikmati deburan ombak dan pemandangan pantai serta naik perahu menyusuri sungai untuk menyeberang dari sisi yang satu ke yang lain ketika air tidak begitu pasang. Beberapa kuliner khas pantai juga tersedia, seperti undur-undur laut yang digoreng. Sayangnya, ketika kami kesana, banyak sisi pantai yang koto
 
 Tidak hanya tentara Belanda saja yang pernah hidup di Benteng Van Der Wijck. Jenderal Besar Soeharto, penguasa Orde Baru bahkan sempat melewatkan lembar hidupnya di benteng yang terletak di Desa Sedayu, Kecamatan Gombong, Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) sewaktu menjadi anggota KNIL.
Benteng kokoh yang kini dicat merah itu telah berganti-ganti fungsinya. Sejak dibangun saat terjadinya peperangan Pangeran Diponegoro sekitar 1825-1830, Benteng Van Der Wijck digunakan sebagai tempat pertahanan. Meski demikian, ada sejumlah ahli yang yakin kalau benteng itu bukan merupakan benteng pertahanan, melainkan sebagai benteng logistik dan Puppilen School atau sekolah calon militer. Secara pasti memang tidak ada sejarah yang mencatat secara persis untuk apa saja benteng itu difungsikan.
Pembangunan benteng yang disebut-sebut sebagai satu-satunya benteng berbentuk oktagonal di Indonesia itu kerap dikaitkan dengan nama seorang Jenderal Belanda yang bertugas di Bagelen Purworejo tahun 1787-1876 bernama Frans David Cochius. Namun, kemudian benteng itu disebut Van der Wijck, sesuai dengan nama di pintu masuk benteng. Van der Wijck merupakan perwira militer dengan karir cemerlang karena konon mampu memenangkan berbagai peperangan di Indonesia. Tidak ada catatan pasti dalam sejarah kapan dimulainya pembangunan benteng tersebut, namun ada yang memperkirakan tahun 1827

Ciri paling khas Benteng Van Der Wijck adalah segi delapan dengan luas mencapai 7.168 meter persegi. Tinggi benteng mencapai 10 meter yang terdiri dari dua lantai. Tebal dinding 1,4 meter (m) dan tebal lantai 1,1 m. Hampir seluruh bangunan bentuknya adalah tembok, termasuk atapnya yang berasal dari batu bata.

0 komentar:

Post a Comment