Blogroll

Unik

Dapatkan wawasan anda di sini

Menarik

Tidak ada yang tidak mungkin

Menggelegar

Tidak menjerumuskan ke hal negatif

Mudah di pahami

Informasinya berguna buat anda

Fakta

Tidak ada yang bohong atau menipu

Friday, 11 January 2013

Tokoh Asal Kebumen

Prabowo Subiantoadalah seorang mantan Danjen Kopassus, pengusaha dan politisi. Prabowo adalah calon presiden dalam pemilu presiden Republik Indonesia 2009 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA). Karena perolehan suara Partai Gerindra kurang dari 20%, Prabowo maju sebagai calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri. Saat ini Prabowo sedang bersiap untuk kembali maju sebagai calon presiden di pemilu presiden 2014.  

radius prawiroPutra seorang guru bernama Prawiro, Radius menyelesaikan pendidikan dasar sampai menengah atas di Yogyakarta. Saat masih berada di tingkat SMP pada tahun 1942, dia sempat menjadi penjual rokok. Dia kemudian melanjutkan pendidikan di Nederlandsche Economicscshe Hogeschool, Rotterdam, Belanda. Setelah lulus, dia masuk Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia di Jakarta.

Karier

Kariernya dimulai sebagai Sekretaris Badan Keamanan Rakyat di Yogyakarta pada tahun 1945 dan dilanjutkan sebagai Perwira Markas Tertinggi Perhubungan TRI, Yogyakarta pada tahun 1947-1948, Staf Gubernur Militer Daerah Istimewa Yogyakarta (1945-1951) dan Pegawai Teknis Direktorat Akuntan Negara (1960-1965). Setelah itu, Radius menjabat sebagai Deputi Menteri Pemeriksa Keuangan Negara/BPK (1965), Deputi Menteri Urusan Bank Sentral (1965), Gubernur Bank Negara Indonesia (1966), Gubernur Bank Indonesia (1966-1973), Gubernur Dana Moneter Internasional (IMF) dan merangkap wakil Gubernur Bank Pembangunan Asia (ADB) untuk Indonesia pada tahun 1967-1971.
Radius pernah menjadi anggota Tim Ahli Ekonomi Presiden, Ketua Dewan Gubernur Bank Dunia (IBRD, 1971-1973). Kemudian ia berturut-turut dilantik sebagai Menteri Perdagangan di Kabinet Pembangunan II dan III (1973-1983), Menteri Keuangan dalam Kabinet Pembangunan IV (1983-1988) dan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri dan Pengawasan Pembangunan hingga tahun 1993.


Anny Ratnawati mengawali karir sebagai dosen dan peneliti di Institut Pertanian Bogor (IPB). Dosen penguji dan pembimbing disertasi doktoral Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini sudah lama berkecimpung dalam dunia moneter.
Lulusan doktor ekonomi pertanian IPB tahun 1996 ini pernah menjadi anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (2005-2008), Staf Ahli Menteri Keuangan (2008), Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Departemen Keuangan (2008), dan Direktur Jenderal Anggaran sejak 8 Juni 2008 hingga terpilih menjadi wakil menteri keuangan.



sri mulyani menjabat Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu. Begitu, dia berkantor di Kantor Bank Dunia, dia praktis meninggalkan jabatannya sebagai menteri keuangan. Sebelum menjabat menteri keuangan, dia menjabat Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dari Kabinet Indonesia Bersatu

Willem Nijhol (penyanyi belanda)
Rustriningsih (lahir di Kebumen, Jawa Tengah, 3 Juli 1967; umur 45 tahun) adalah Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2008-2013. Ia menyelesaikan studi S1 di Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto pada tahun 1991, lalu melanjutkan S2 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Sebelumnya ia, menjadi Bupati Kebumen untuk periode 2000-2005 dan 2005-2010, tetapi tidak terselesaikan disebabkan dirinya terpilih menjadi wakil gubernur mendampingi Bibit Waluyo dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2008. Ia juga di Juluki Srikandi Masa Kini[1]
Namanya dikenal semenjak ia menjadi Bupati Kebumen. Berbagai dobrakan program dilakukannya untuk mendekatkan pada warga kabupatennya. Ia mendirikan stasiun televisi lokal yang mengudara hanya pada siang hari, dan setiap hari melakukan dialog kepada warga melalui siaran langsung. Selain itu, ia juga memanfaatkan laman web sebagai sarana berkomunikasi dengan warganya. Tidak mengherankan, ia dengan mudah terpilih kembali untuk periode kedua.


Thursday, 10 January 2013

Jenderal Sarbini


M. Sarbini adalah seorang jenderal purnawirawan yang dilahirkan di Kebumen, Jawa Tengah dan banyak mengabdi selama masa perjuangan baik di bidang militer maupun pemerintahan Republik Indonesia. Dalam masa perjuangan, terutama pada tanggal 20 Oktober 1945, dia, yang pada waktu itu berpangkat Letkol, memimpin pasukan Tentara Keamanan Rakyat Resimen Kedu Tengah dan menyerang, serta mengepung tentara Sekutu dan NICA di desa Jambu, Ambarawa yang kemudian dikenal sebagai peristiwa palagan Ambarawa.
Selama masa pemerintahan bung Karno, Mayor Jenderal M. Sarbini menjabat sebagai menteri pertahanan dalam kabinet Dwikora II pada tahun 1966 yang kemudian digantikan oleh Letnan Jendral Soeharto.
Pada masa hidupnya, jenderal H. M. Sarbini banyak dikenal sebagai bapak Veteran Indonesia dan diabadikan namanya sebagai nama gedung veteran atau balai Sarbini yang berada di kawasan Semanggi, Jakarta Pusat. Untuk mengenang jasa-jasanya, di Kebumen, tempat kelahirannya juga didirikan sekolah SMK JENDERAL M. SARBINI.

beliau pernah Rapat yang dihadiri Kasdim 0709 Mayor Inf Joko Priyanto, sesepuh dan Ketua LVRI Kebumen HR Soenarto (85), inisiator Widhianto, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Menurut Eko Widianto, rapat tersebut memfasilitasi usulan inisiator terhadap Jenderal HM Sarbini untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional.

Jenderal Mas Sarbini (nama lengkapnya), putra asli Kebumen pernah berjuang di medan laga dan mengabdi sebagai menteri di era Bung Karno, menjabat ketua LVRI Pusat serta banyak jasanya di bidang pemerintahan.
Usulan tersebut langsung mendapat respons positif dari berbagai pihak. Bahkan diharapkan Pemkab Kebumen konsisten mengawal rencana itu karena selama ini Kebumen belum memiliki pahlawan nasional. Dengan adanya pahlawan nasional akan bisa menjadi teladan, sekaligus pendidikan karakter dan sejarah perjuangan bangsa.

Palagan Ambarawa   

Kabid Sosial Disnakertransos M Rosyid SPd MMPd menjelaskan, Jenderal HM Sarbini putra Kebumen yang lahir 1914. Perah menjabat Menteri Pertahanan pada tahun 1966 di era Presiden Soekarno, menggantikan Jenderal AH Nasution, menjabat Pangdam IV/Diponegoro sekitar 1961-1964.

Yang membanggakan, selama berjuang di medan laga, Sarbini pernah menjadi salah satu pimpinan TKR Resimen Kedu, pada 20 Oktober 1945 dengan gagah berani memimpin pengusiran tentara Sekutu dari Jambu, Ambarawa. Pengusiran Sekutu itu dikenal sebagai Palagan Ambarawa.
Pada masa Orde Baru, Sarbini pernah menjadi Menteri Koperasi. Dia juga pernah menjabat Wakil Ketua DPA dan Ketua LVRI Pusat.

Bahkan Pemerintah mengabadikan nama besar Sarbini melalui pendirian gedung megah Balai Sarbini di kawasan Semanggi Jakarta. Di Kebumen, HM Sarbini juga diabadikan untuk nama jalan protokol, gedung sekolah serta Taman Kota.

Tokoh pendidikan Warjan SPd MM mendukung penuh usulan mengajukan putra Kebumen sebagai pahlawan. Dia meminta Pemkab konsisten mengawal usulan tersebut dan menyediakan anggaran. Sebab untuk memenuhi persyaratan administrasi butuh proses dan waktu.
Hal senada diungkapkan pengajar STAINU Kebumen Drs H Makhrur Adam Maulana MAg, yang menyarankan segera dibentuk tim kerja.

Bahkan dia mengusulkan dilakukan seminar untuk curah gagasan pakar dan tokoh masyarakat guna menyusun naskah akademik dari para pakar, saksi sejarah dan tokoh masyarakat untuk mengupas riyawat perjuangan Sarbini. (B3-86,88) (/)

Wednesday, 9 January 2013

 Wisata Kebumen
 
 
Artikel kali ini saya ingin menunjukkan beberapa tempat wisata di Kabupaten Kebumen. 
Kenapa saya tiba-tiba memposting hal ini? 
Hal ini sebenarnya lebih karena keinginan pribadi saya sebagai warga Kabupaten Kebumen untuk ikut mempromosikan tempat-tempat wisata di kabupaten Kebumen. Semoga dengan tulisan ini pariwisata di Kabupaten Kebumen dapat makin maju dan meningkatkan jumlah wisatawannya.
Add caption

  Terletak di desa Jatijajar Kecamatan Ayah, 42 km dari Kebumen ke barat atau sekitar 23 km  kea rah selatan dari Gombong. Di dalam goa jatijajar terdapat sungai bawah tanah yang masih yang terlihat pada beberapa sendang yang terletak sekitar 5m di bawah lorong utama. Empat sendang tersebut yaitu sendang Mawar, Sendang Kantil, Sendang Jombor, dan Sendang Puser Bumi. Menurut kepercayaan bila membasuh muka di Sendang Mawar akan awet muda dan bila membasuh muka di Sendang Kantil akan meningkatkan deratatnya.
  
Karangbolong adalah sebuah pantai dimana terdapat muara sungai dan terdapat sebuah karang yang “bolong” sehingga seperti gua kecil yang bisa ditelusuri. Banyak sarang walet di sana. Jarak Pantai Karangbolong dari Kota Kebumen sekitar 40 Km sebelah barat dayaDi Pantai Karangbolong, para wisatawan bisa menikmati deburan ombak dan pemandangan pantai serta naik perahu menyusuri sungai untuk menyeberang dari sisi yang satu ke yang lain ketika air tidak begitu pasang. Beberapa kuliner khas pantai juga tersedia, seperti undur-undur laut yang digoreng. Sayangnya, ketika kami kesana, banyak sisi pantai yang koto
 
 Tidak hanya tentara Belanda saja yang pernah hidup di Benteng Van Der Wijck. Jenderal Besar Soeharto, penguasa Orde Baru bahkan sempat melewatkan lembar hidupnya di benteng yang terletak di Desa Sedayu, Kecamatan Gombong, Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) sewaktu menjadi anggota KNIL.
Benteng kokoh yang kini dicat merah itu telah berganti-ganti fungsinya. Sejak dibangun saat terjadinya peperangan Pangeran Diponegoro sekitar 1825-1830, Benteng Van Der Wijck digunakan sebagai tempat pertahanan. Meski demikian, ada sejumlah ahli yang yakin kalau benteng itu bukan merupakan benteng pertahanan, melainkan sebagai benteng logistik dan Puppilen School atau sekolah calon militer. Secara pasti memang tidak ada sejarah yang mencatat secara persis untuk apa saja benteng itu difungsikan.
Pembangunan benteng yang disebut-sebut sebagai satu-satunya benteng berbentuk oktagonal di Indonesia itu kerap dikaitkan dengan nama seorang Jenderal Belanda yang bertugas di Bagelen Purworejo tahun 1787-1876 bernama Frans David Cochius. Namun, kemudian benteng itu disebut Van der Wijck, sesuai dengan nama di pintu masuk benteng. Van der Wijck merupakan perwira militer dengan karir cemerlang karena konon mampu memenangkan berbagai peperangan di Indonesia. Tidak ada catatan pasti dalam sejarah kapan dimulainya pembangunan benteng tersebut, namun ada yang memperkirakan tahun 1827

Ciri paling khas Benteng Van Der Wijck adalah segi delapan dengan luas mencapai 7.168 meter persegi. Tinggi benteng mencapai 10 meter yang terdiri dari dua lantai. Tebal dinding 1,4 meter (m) dan tebal lantai 1,1 m. Hampir seluruh bangunan bentuknya adalah tembok, termasuk atapnya yang berasal dari batu bata.

Tuesday, 8 January 2013

Lanting Kebumen

 LANTING KEBUMEN

 Lanting merupakan makanan ciri khas kebumen yg cukup di gemari,untuk itu saya akan mejelaskan
 Sekilas tentang sejarah lanting yang dibuat di daerah kebumen, jawa tengah.
Saya tidak tau pasti sejarahnya namun  kabar yang beredar di masyarakat lanting berasal dari daerah lemahduwur, kuwarasan, kebumen, tapi kabar tersebut masih simpang siur, pastinya ya wallohu a’lam,,heheh…dulunya lanting hanya terbuat dari singkong yang digoreng,
Lanting yang pada dasarnya dibuat bentuk dengan angka 8 dan berwarna merah – putih sebagai wujud kecintaan terhadap indonesia, Lanting  dulunya juga hanya sebagai makanan harian keluarga
namun seiring berkembangnya usaha ini dan smpai sekarang telah banyak yang melakukan usaha ini termasuk keluarga saya, lanting sudah berbagai macam rasa, mulai dari rasa gurih biasa yang  hanya berbumbu garam dan bawang putih, rasa balado, jagung bakar, dll.
dan sudah berbagai bentuk, misalnya o (lanting cin-cin), O (lanting gelang) , dan berbagai warna, misalkan warna kuning, putih polos dll.
Tapi, kenapa lanting pertama kali dibuat dengan bentuk angka 8?kenapa ga angka lain?
Itulah pertanyaan yang sampai sekarang saya belum tau jawabanya..karena orang-orang yang membuat lantingpun tidak ada yang tau kenapa dibuat angka 8.
Dan sekarang lanting sudah diproduksi masal untuk memenuhi permintaan para pecinta lanting di indonesia, lanting yang awalnya hanya terdapat di satu desa saja dan sekarang sudah menjalar ke desa-desa lain di kab.kebumen, bahkan dikota-kota besar di indonesia.
Namun tempat saya hanyalah membuat dan yang memeberi merek maupun mencampuri perasa lain adalah pedagang yang memebeli lanting dari tempat kami.
Periksalah bungkus, warna barang, dan baunya sebelum anda membeli, karena kita tidak tau apa yang dilakukan penjual sebelum barang tersebut dijual.jadi kita harus bangga jadi warga kebumen yg memiliki makanan yg khas yg cukup di gemari oleh m,asyarakat

post by: Satrio Wibowo Mukti

Monday, 7 January 2013

Sejarah Kyai Haji Imanadi

 Sejarah singkat Kyai Haji Imanadi


K.H Imanadi adalah putra dari Kyai Nurmadin bin Syekh Kyai Marbut Roworejo Kebumen. Menurut riwayat, Kyai Marbut adalah salah seorang putra dari Patih Dipotirto Solotiyang pada masa kerajaan Mataram yang memberontak kepada Belanda. Kyai Marbut adalah adik dari Syekh Pangeran Mursyid / Said Legok Pejagoan Kebumen. Kyai Marbut melarikan diri dari Mataram dan mengungsi ke arah barat hingga akhirnya sampai di desa Roworejo Kebumen.
Salah satu putra dari Syekh Kyai Marbut adalah Kyai Nurmadin yang kemudian mempunyai putra Syekh Kyai Haji Imanadi. Beliau menetap di tanah keputihan ( bebas pajak ) yang kemudian dinamakan desa Pesucen Wonosari. Di daerah tersebut beliau menjadi kyai dan ditunjuk oleh Pangeran Diponegoro untuk menjadi panglima perang wilayah Kebumen dan sekitarnya. Adapun yang menjadi panglima pusat adalah putra Kyai Nur Iman ( KGP Hangabehi Kartosuro Sandeyo / Kyai Ageng Mlangi ).
Kyai Imanadi sangat dikenal oleh Belanda sebagai sosok yang pandai dan tangguh. Strateginya sangat bagus hingga beliau sangat sulit ditemukan. Pada suatu ketika Kyai Imanadi terpojok dalam pertempuran dengan Belanda. Pertempuran tersebut berada di tepi sungai. Akhirnya beliau melompat masuk kedalam sungai dan lama tidak muncul dipermukaan. Belanda yang mengetahui kehebatan Kyai Imanadi tersebut akhirnya dengan sabar menyusuri sungai tersebut sampai ke muara sungai Lukulo. Kyai Imanadi pun akhirnya tertangkap. Kecerdasan beliau dalam menyelesaikan berbagai masalah pemerintahan, sosial, hukum dan lain – lainnya membuat Belanda memperlakukannya dengan baik. Beliau kemudian sering dimintai bantuan Belanda dalam meyelesaikan masalah – masalah yang ada. Akhirnya karena keterbatasan SDM saat itu dan orang yang seperti Kyai Imanadi sangat langka, maka Belanda kemudian menjadikan beliau sebagai Pengulu Landrat I ( Kepala Pengadilan Negeri ) di Kebumen. Beliau menerima tawaran tersebut dengan syarat ; Belanda mengangkat Kyai Zaenal Abidin dari Banjursari Buluspesantren sebagai wakil beliau. Hal itu dikarenakan mereka adalah sahabat dekat dan Kyai Imanadi sangat percaya dengan Kyai Zaenal Abidin, dimana sebelumnya Kyai Zaenal Abidin juga menjadi asisten Kyai Imanadi saat bertempur dengan Belanda. Akhirnya karena tugas yang diembannya tersebut, Kyai Imanadi pindah ke daerah Kebumen. Beliau membeli tanah di sebelah barat alun – alun Kebumen. Tepatnya di daerah Kauman. Dari keseluruhan tanah miliknya, beliau kemudian mengambil bagian yang tengah dan menjadikannya sebuah masjid yang kini menjadi masjid Agung Kebumen. Angka Tahun Pendirian Masjid tersebut tertera dalam prasasti yang kini ada di dalam masjid tersebut.
Beliau sekaligus menjadi imam pertama masjid Agung Kebumen. Setelah beliau wafat maka imam dan pengganti beliau dalam jabatan Pengulu Landrat adalah:
Pengulu Landrat II dijabat oleh KH. Moh. Alwi ( salah satu purta KH. Imanadi )
Pengulu Landrat III dijabat oleh KH. Ali Kusen ( mertua dari KH. Ali Awal , dikarenakan pada saat itu anak - anak KH. Moh. Alwi masih muda.
Pengulu Landrat IV dijabat oleh KH. Ali Awal (salah satu putra KH. Moh. Alwi ).
Pengulu Landrat V dijabat oleh KH. Abdul Fatah ( dikarenakan purta - putra KH. Ali Awal saat itu masih sangat muda )
Pengulu Landrat VI ( pengulu Landrat terakhir ) dijabat oleh KH. Abdullah Ibrahim ( Putra pertama KH. Ali Awal dari isteri kedua ). Masjid yang tadinya masih milik keluarga pun kini telah diwakafkan, sedang Imam Masjid sampai sekarang tetap dari keturunan Beliau.
Kyai Imanadi wafat di Kauman Kebumen akan tetapi jenazahnya dimakamkan di desa Pesucen Wonosari, tempat beliau bermukim dahulu, sedangkan Kyai Nurmadin ( ayahnya ) dan Kyai Marbut ( kakeknya ) dimakamkan di desa Roworejo.

Silsilah Keluarga Besar Kyai Haji Imanadi
Pangeran Marbut, berputra :
  1. Pangeran Nurmadin, berputra :
  2. Kyai Haji Imanadi, berputra : 1. Nyai Warna; 2. Kyai Bashar Kahfi; 3. KH. Moh. Alwi; 4. Nyai Warna; 5. Nyai Djawahir ( menantu kyai Zaenal Abidin Banjursari Buluspesantren ); 6. H. Ahmad
  3. Kyai Haji Moh. Alwi, berputra( salah satunya ) :
  4. Kyai Haji Ali Awal, berputra :
    dari isteri pertama
      1. Nyai Abdul Manan I ( Kemangguan Alian )
      2. Nyai Abdul Manan II ( Kemangguan Alian )
      3. Nyai Zaenudin ( Pekeyongan, nenek Kyai Darobi dan Kyai Baehaqi Pekeyongan )
      4. Nyai Haji Hanan ( Plumbon )
      5. Kyai Ismail ( Karanganyar Kebumen )
      6. Kyai Kosim ( Kedung Tawon Kutowinangun Kebumen )
      7. Kyai Haji Tohir ( Kedung Tawon Kutowinangun Kebumen )
dari isteri kedua
    1. Kyai Haji Abdullah Ibrahim ( Kauman )
      2. Kyai Haji Soleh ( Kauman )
      3. Kyai Haji Ali II ( Kauman )
      4. Kyai Abdul Wahab ( Kauman )

Nyai Haji Hanan Plumbon berputra :
Kyai Pengulu Rilwan / Rokhanah ( Plumbon ), berputra :
  1. Roghoyah / Makmun ( Plumbon / Kauman Kebumen )
  2. Rofqoniah / Kyai Matori ( Jatisari Kebumen )
  3. Sanusi ( Prembun )
  4. Sugeng
  5. Dulkodir
Rughoyah / Makmun berputra :
  1. Rokhimah ( Tasikmalaya )
  2. Kharisoh ( Rantewringin Kebumen )
  3. Khotmah ( Tasikmalaya )
  4. Halimah ( Tasik Pamijahan )
  5. Honimah ( Kebumen )
  6. Soimah ( Kebumen ).
Honimah berputra :
  1. Sayyid R. Muh. Raffie Ananda / Tuti Khusniati Al Maki
  2. RA. Aila Rezannia

Haul Kyai Imanadi diadakan setiap tanggal 14 bulan Ruwah di pesarean Pesucen

Demikin riwayat singkat Kyai Imanadi. Tentunya masih sangat banyak kekurangan dari penulis. Atas semua kekurangannya penulis ucapkan maaf yang sedalam – dalamnya. Penulis sangat mengharapkan masukan dan sumbangan riwayat dari semua keturunan Kyai Imanadi guna terciptanya riwayat yang baik. Harapan penulis, riwayat ini dapat bermanfaat bagi kita anak turun Kyai Imanadi dan juga bagi masyarakat Kebumen. Akhirnya semoga silaturahmi akan terus terbina.......ngumpulake balung pisah agar tidak kepaten obor...
Bagi para anggota keluarga besar Kyai Imanadi yang belum tercantum di sini bisa menghubungi penulis di 

FB: Raden alvaro wibowo/ muktisatria41@yahoo.co.id
twiter:@muktisatria

Friday, 4 January 2013

 Masjid Agung Kebumen
masjid agung kebumen



Didirikan Tahun 1832 M, Soko Guru Dibuat Semalam
Keberadaan Masjid Agung Kauman Kebumen tidak bisa dilepaskan dari sosok KH. Imanadi, putra Kyai Nurmadin atau Pangeran Nurudin bin Pangeran abdurrahman alias Kyai Marbut Roworejo. Dialah pendiri Masjid Agung Kebumen yang kini sudah berumur 176 tahun. Makam ulama yang diyakini hidup antara tahun 1775-1850 M itu berada di Dusun Pesucen, Desa Wonosari, Kebumen.
Belum ada referensi tertulis yang bisa dijadikan rujukan untuk menyingkap sejarah berdirinya Maskid Agung Kauman Kebumen. Sumber yang bisa dijadikan patokah adalah cerita lisan turun temurun, termasuk dari keturunan K.H. Imanadi yang masih hidup.
K.H. Imanadi merupakan salah satu punggawa Pangeran Diponegoro yang gigih melawan penjajah. Dia diyakini sebagai seorang ahli Fiqih dan hukum ketatanegaraan. Adipati Arumbinang ke-IV yang menjadi penguasa Kebumen saat itu berkenan mengeluarkan K.H. Imanadi dari penjara karena menjadi tahanan politik Belanda. Arumbinang IV konon mendapat wangsit jika ingin kuat maka harus menemui dan bekerja sama dengan K.H. Imanadi. Bahkan K.H. Imanadi diangkat menjadi Penghulu Landrat atau Kepala Depag dan Pengadilan Agama pertama di Kebumen.
Salah satu keturunan ke-6 K.H. Imanadi, M. Sudjangi menuturkan, saat perang Diponegoro (1825-1830), K. H. Imanadi yang paling gigih menentang Belanda. Saat itu Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat telah dikuasai Belanda. Penjajah tersebut mengangkat adik Pangeran Diponegoro menjadi Hamengkubowono ke-IV (1814-1822 M). Padahal mestinya Pangeran Diponegoro yang berhak menjadi Sultan.
Kegigihan Imanadi yang pernah bermukim di Mekkah sekaligus menunaikan ibadah haji melanjutkan perjuangan ayahnya K. Nurmadin dan kakeknya Pangeran Abdurrahman atau K. Marbut. K. Marbut diyakini saudara kandung Pangeran Diponegoro yang juga putra kandung Hamengkubuwono ke-3.
Saat itu, Pangeran Abdurrahman diperimtah Keraton Ngayogyakarta untuk mencari kakak kandungnya yakni Kyai Mursid yang pergi entah kemana. Dia kontra dengan Keraton yang telah dikuasai Belanda. Singkat cerita, Pangeran Abdurrahman bertemu dengan Kyai Mursid di tempat lain yang sekarang dinamai desa Roworejo.
KONDISI MASJID AGUNG KEBUMEN
Masjid kebanggaan masyarakat Kebumen ini dapat dikatakan besar, sebab ukuran bangunannya sendiri berukuran panjang kurang lebih 50 meter dan lebarnya kurang lebih 25 meter. Masjid ini memiliki dua lantai. Pada lantai bawah terdapat 2 buah bedug dengan ukuran berbeda, yang pertama seperti pada umumnya, sedangkan yang kedua dengan ukuran yang besar, yakni dengna ukuran sebagai berikut :
BEDUG IJO MANGUN SARI KEBUMEN
Dibuat                       :     Tanggal 15 Sya’ban 1422 H
Ukuran                      :     – p = 260 cm   – d = 160 cm
- k = 500 cm    – d bagian tengah = 180 cm
Jumlah paku           :    108 biji
Bahan                         :    kayu waru
Pada bagian serambi terdapat kurang lebih 36 tiang sebagai penyangga atap masjid, sedangkan di bagian ruang utama masjid terdapat kurang lebih 19 tiang dengan 8 diantaranya sebagai tiang yang pokok. Pada ruang utama masjid juga terdapat hiasan dinding berupa kaligrafi yang semakin membuat masjid ini tampak begitu indah dipandang dan terasa suasana timur tengah. Sementera itu, di bagian depan terdapat dua buah jam, yaitu sebuah jam Istiwa sebagai penunjuk waktu sholat dan sebuah jam sebagai penunjuk waktu WIB.
Sebagai sarana pendukung kegiatan sholat Jum’at dan sholat Idul Fitri serta Idul Adha, di dalam Masjid Agung terdapat sebuah mimbar sebagai tempat khotbah yang berdiri dengan karpet berwarna biru yang indah dan berukiran kaligrafi.
Suci dari hadas dan najis merupakan bagian dari syarat sahnya sholat, sehingga seperti masjid pada umumnya, masjid ini juga dilengkapi dengan sarana  tempat untuk berwudhu.
Masjid Agung ini juga dilengkapi dengan sebuah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang didirikan sejak tahun 1996 M. Di TPQ ini juga diadakan kegiatan pembinaan tilawatil Qur’an.
Untuk mengembangkan wawasan ilmu para santri, di TPQ ini juga dilengkapi dengan ruang perpustakaan yang di dalamnya terdapat berbagai macam buku bacaaan.

Thursday, 3 January 2013

Kebumen indah

Geografi

Secara geografis Kabupaten Kebumen terletak pada 7°27' - 7°50' Lintang Selatan dan 109°22' - 109°50' Bujur Timur. Bagian selatan Kabupaten Kebumen merupakan dataran rendah, sedang pada bagian utara berupa pegunungan, yang merupakan bagian dari rangkaian Pegunungan Serayu. Di selatan daerah Gombong, terdapat rangkaian pegunungan kapur, yang membujur hingga pantai selatan. Daerah ini terdapat sejumlah gua dengan stalagtit dan stalagmit.

Sejarah rakyat

Nama Kebumen konon berasal dari kabumian yang berarti sebagai tempat tinggal Kyai Bumi setelah dijadikan daerah pelarian Pangeran Bumidirja atau Pangeran Mangkubumi dari Mataram pada 26 Juni 1677, saat berkuasanya Sunan Amangkurat I. Sebelumnya, daerah ini sempat tercatat dalam peta sejarah nasional sebagai salah satu tonggak patriotik dalam penyerbuan prajurit Mataram di zaman Sultan Agung ke benteng pertahanan Belanda di Batavia. Saat itu Kebumen masih bernama Panjer.
Salah seorang cicit Pangeran Senopati yaitu Bagus Bodronolo yang dilahirkan di Desa Karanglo, Panjer, atas permintaan Ki Suwarno, utusan Mataram yang bertugas sebagai petugas pengadaan logistik, berhasil mengumpulkan bahan pangan dari rakyat di daerah ini dengan jalan membeli. Keberhasilan membuat lumbung padi yang besar artinya bagi prajurit Mataram, sebagai penghargaan Sultan Agung, Ki Suwarno kemudian diangkat menjadi Bupati Panjer, sedangkan Bagus Bodronolo ikut dikirim ke Batavia sebagai prajurit pengawal pangan.
Adapun selain daripada tokoh di atas, ada seorang tokoh legendaris pula dengan nama Joko Sangrib, ia adalah putra Pangeran Puger/Paku Buwono I dari Mataram, dimana ibu Joko Sangrib masih adik ipar dari Demang Honggoyudo di Kuthawinangun. Setelah dewasa ia memiliki nama Tumenggung Honggowongso, ia bersama Pangeran Wijil dan Tumenggung Yosodipuro I berhasil memindahkan keraton Kartosuro ke kota Surakarta sekarang ini. Pada kesempatan lain ia juga berhasil memadamkan pemberontakan yang ada di daerah Banyumas, karena jasanya kemudian oleh Keraton Surakarta ia diangkat dengan gelar Tumenggung Arungbinang I, sesuai nama wasiat pemberian ayahandanya. Dalam Babad Kebumen keluaran Patih Yogyakarta, banyak nama di daerah Kebumen adalah berkat usulannya.
Di dalam Babad Mataram disebutkan pula Tumenggung Arungbinang I berperan dalam perang Mataram/Perang Pangeran Mangkubumi, saat itu ia bertugas sebagai Panglima Prajurit Dalam di Karaton Surakarta. Di dalam perang tersebut hal yang tidak masuk akal adalah ia tidak menyerah ke Pangeran Mangkubumi,yang seharusnya berpihak ke Pangeran Mangkubumi karena beliau termasuk putra Paku Buwono I/ Pangeran Puger. Ternyata ia bertugas sebagai mata2 penghubung antara pihak Kraton Surakarta dengan Pengeran Mangkubumi, pada tiap2 waktu ia sabagai utusan Kraton Surakarta untuk membawakan biaya perang kepada Pangeran Mangkubumi. Cara membawa biaya perang tersebut yang dalam bentuk emas dan berlian yang dimasukkan di dalam sebuah Kendang besar, tidak ada satupun yang tahu, baik Belanda,para punggawa Kraton Solo maupun para prajurit pihak Pangeran Mangkubumi sendiri. Cara membawanya dengan diselempangkan di belakang badannya sambil naik naik kuda, begitu berhasil menembus posisi yang dekat dengan Pangeran Mangkubumi maka dengan cepatnya Kendang tersebut ditaruh di dekat Pangeran Mangkubumi, kemudian pergi lagi. Demikian pada tiap2 waktu Arungbinang melaksanakan misi rahasia tersebut, sehingga perang Pangeran Mangkubumi mendapatkan biaya, bahkan peperangan ini ada yang menyebutkan sebagai perang Kendang. Tampaknya alasan inilah yang membuat posisi Arungbinang sebagai utusan rahasia. Tugas seperti itu dilakukan berulangkali.

Luas Wilayah dan Penggunaan

Kabupaten Kebumen mempunyai luas wilayah sebesar 128.111,50 ha atau 1.281,11 km² dengan kondisi beberapa wilayah merupakan daerah pantai dan pegunungan, namun sebagian besar merupakan dataran rendah.
  • Dari luas wilayah Kabupaten Kebumen, tercatat 39.768,00 hektar atau sekitar 31,04% sebagai lahan sawah dan 88,343.50 hektar atau 68.96% sebagai lahan kering.
  • Menurut penggunaannya, sebagian besar lahan sawah beririgasi teknis dan hampir seluruhnya (46,18%) dapat ditanami dua kali dalam setahun, sebagian lagi berupa sawah tadah hujan (33,82%) yang di beberapa tempat dapat ditanami dua kali dalam setahun, serta 11,25% lahan sawah beririgasi setengah teknis dan sederhana.
  • Lahan kering digunakan untuk bangunan seluas 35.985,00 hektar (40,73%), tegalan/kebun seluas 28.777,00 hektar (32,57%) serta hutan negara seluas 16.861,00 hektar (19,08%) dan sisanya digunakan untuk padang penggembalaan, tambak, kolam, tanaman kayu-kayuan, serta lahan yang sementara tidak diusahakan dan tanah lainnya.

Pembagian administratif

Kabupaten Kebumen terdiri atas 26 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah 449 desa dan 11 kelurahan dengan jumlah Rukun Warga (RW) sebanyak 1.930 buah dan dibagi menjadi 7.027 buah Rukun Tetangga (RT). Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Kebumen.
Banyaknya Wilayah Administratif di Kabupaten Kebumen tahun 2006-2008
Uraian 2006 2007 2008
Jumlah kecamatan 26 26 26
Jumlah desa 449 449 449
Jumlah kelurahan 11 11 11
Jumlah RW 1.877 1.926 1.930
Jumlah RT 6.755 6.963 7.027
Di samping Kebumen, kota-kota kecamatan lainnya yang cukup signifikan adalah Gombong, Karanganyar, Kutowinangun, Ayah, dan Sempor, serta Prembun.

Pegawai Negeri Sipil

Pada tahun 2008 di Kabupaten Kebumen tercatat jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Otonom sebanyak 14.321 orang dan PNS Instansi Vertikal sebanyak 1.846 orang sehingga jumlah PNS secara keseluruhan sebanyak 16.167 orang. Dari jumlah tersebut 57,86% adalah PNS laki-laki, dan PNS perempuan sebanyak 42,14%.

Daftar Pemimpin Kebumen

Nama-Nama Tumenggung/Adipati/Bupati yang Pernah Memimpin Kebumen
No. Nama Tahun Nama Daerah
1 Panembahan Bodronolo 1642-1657 Panjer
2 Hastrosuto 1657-1677 Panjer
3 Kalapaking I 1677-1710 Panjer
4 KRT.Kalapaking II 1710-1751 Panjer
5 KRT.Kalapaking III 1751-1790 Panjer
6 KRT.Kalapaking IV 1790-1833 Panjer
7 KRT. Arungbinang IV 1833-1861 Panjer
8 KRT. Arungbinang V 1861-1890 Kebumen
9 KRT. Arungbinang VI 1890-1908 Kebumen
10 KRT. Arungbinang VII 1908-1934 Kebumen
11 KRT. Arungbinang VIII 1934-1942 Kebumen
12 R. Prawotosoedibyo S. 1942-1945 Kebumen
13 KRT. Said Prawirosastro 1945-1947 Kebumen
14 RM. Soedjono 1947-1948 Kebumen
15 R.M. Istikno Sosrobusono 1948-1951 Kebumen
16 R.M. Slamet Projorahardjo 1951-1956 Kebumen
17 R. Projosudarto 1956-1961 Kebumen
18 R. Sudarmo Sumohardjo 1961-1963 Kebumen
19 R.M. Suharjo Notoprojo 1963-1964 Kebumen
20 DRS. R. Soetarjo Kolopaking 1964-1966 Kebumen
21 R. Suyitno 1966-1968 Kebumen
22 Mashud Mertosugondo 1968-1974 Kebumen
23 R. Soepeno Soerjodiprodjo 1974-1979 Kebumen
24 DRS. H. Dadiyono Yudoprayitno 1979-1984 Kebumen
25 Drs. Iswarto 1984-1985 Kebumen
26 H. M.C. Tohir 1985-1990 Kebumen
27 H.M. Amin Soedibyo 1990-1995 Kebumen
28 H.M. Amin Soedibyo 1995-2000 Kebumen
29 Dra. Rustriningsih, M.Si. 2000-2005 Kebumen
30 Dra. Rustriningsih, M.Si. 2005-2008 Kebumen
31 K.H. Nashiruddin Al Mansyur 2008-2010 Kebumen
32 H. Buyar Winarso, SE 2010- Kebumen

Legislatif

Pada Pemilihan Umum (Pemilu) yang dilaksanakan untuk memilih anggota legislatif pada bulan April 2004 di Kabupaten Kebumen tercatat 810.350 pemilih dan yang melaksanakan hak pilihnya sebanyak 674.771 pemilih yang tersebar di 2.995 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Perolehan suara sah yang tercatat di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kebumen untuk DPR, DPRD I, DPRD II, dan DPD pada Pemilu bulan April 2004 adalah berturut-turut untuk DPR sebanyak 608.088 suara, DPRD I sebanyak 599.689 suara, DPRD II sebanyak 620.765 suara serta DPD sebanyak 574.159 suara.
Dari lembaga legislatif dapat digambarkan kegiatan sidang yang dilaksanakan selama tahun 2005 oleh Komisi A sebanyak 40 kali, Komisi B sebanyak 23 kali, Komisi C sebanyak 22 kali, Komisi D sebanyak 17 kali, sedangkan rapat/sidang gabungan komisi sebanyak 3 kali. Kegiatan sidang pleno DPRD Kabupaten Kebumen sebanyak 25 kali dan pada sidang-sidang tersebut dihasilkan 29 buah Surat Keputusan DPRD dan 2 buah Peraturan Daerah (Perda). Sedangkan rapat/sidang panitia yang dirinci sebagai berikut: sidang Panitia Musyawarah sebanyak 5 kali, sidang Panitia Anggaran sebanyak 12 kali, sidang Panitia Khusus sebanyak 22 kali, dan sidang pimpinan sebanyak 52 kali.

Penduduk

Penduduk Kabupaten Kebumen pada tahun 2005 tercatat 1.212.809 jiwa, mengalami pertumbuhan sebesar 0,79% dari tahun sebelumnya, dengan jumlah rumah tangga sebanyak 293.373 rumah tangga sehingga rata-rata jumlah jiwa per rumah tangga sebesar 4 jiwa. Kepadatan penduduk Kabupaten Kebumen sebesar 947 jiwa/km², dengan Kecamatan Kebumen merupakan daerah terpadat penduduknya dengan 2.867 jiwa/km² dan Kecamatan Sadang merupakan daerah terjarang penduduknya dengan 351 jiwa/km².
Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 612.467 jiwa dan perempuan sebanyak 600.342 jiwa sehingga sex-ratio-nya sebesar 102. Ditinjau dari distribusi/persebaran penduduknya, penduduk terbanyak di Kecamatan Kebumen, yaitu sebesar 9,94 persen, dan penduduk paling sedikit di Kecamatan Padureso sebesar 1,16% dari seluruh penduduk Kabupaten Kebumen.
Dilihat menurut kelompok umur, penduduk di bawah 15 tahun sebesar 30,45% atau 369.329 jiwa dan penduduk usia 65 tahun ke atas berjumlah 92.600 jiwa atau 7,64 persen, sedang penduduk usia 15 – 65 tahun sebanyak 750.880 atau 61,91 persen.
Banyaknya Rumah tangga dan Penduduk Kabupaten Kebumen tahun 2003-2005
Uraian 2003 2004 2005
Rumah Tangga 288.852 291.104 293.373
Penduduk laki-laki 603.022 607.670 612.467
Penduduk perempuan 590.956 595.645 600.342
Penduduk usia produktif (15-64 th) 739.212 744.972 750.880
Penduduk usia tidak produktif (0-14Th & 65Th+) 454.766 458.343 461.929
Angkatan kerja 649.632 654.634 659.809
Bukan angkatan kerja 313.134 315.661 318.133

Pendidikan

Di bidang pendidikan, Kebumen memiliki sarana dari PAUD, TK, SD, SLTP, SLTA hingga Perguruan tinggi.

Media Massa

Kebumen memiliki media massa yang relatif lengkap, baik media cetak maupun elektronik. Saat ini di wilayah Kebumen telah terbit surat kabar harian Kebumen Ekspres, yang merupakan bagian dari Jawa Pos Group. Di samping itu juga terdapat Radar Kebumen. Untuk media elektronik, terdapat beberapa stasiun radio komersial dan satu radio publik milik pemkab Kebumen, serta sebuah stasiun televisi lokal. Radio yang bersiaran dari Kota Kebumen, antara lain: Radio InFM, Bimasakti FM, Mas FM, Prima FM, Radio DVK, dan Ardana FM. Radio yang bersiaran dari Kota Gombong, meliputi SKB Pop FM dan RPFM. Satu stasiun televisi lokal milik Pemkab, berada di channel 47 UHF, yaitu Ratih TV.

Transportasi

Kebumen berada di jalur lintas selatan Pulau Jawa. Angkutan umum antarkota dilayani oleh bus dan kereta api. Stasiun Kebumen adalah yang terbesar, di samping stasiun kecil lainnya seperti Prembun, Karanganyar, Soka, Kutowinangun, dan Gombong. Di antara kereta api yang melintasi Kebumen adalah Senja Utama dan Fajar Utama (Jakarta Pasar Senen-Yogyakarta), Argo Wilis (Bandung-Surabaya Gubeng), Bima (Jakarta Kota-Surabaya Gubeng), Logawa (Purwokerto-Jember), dan Kutojaya (Kutoarjo-Jakarta)- Sawunggalih (Jakarta-Kutoarjo).
Untuk menuju Bandara Adisutjipto, Maguwoharjo, Yogyakarta, dapat ditempuh dengan menggunakan Bus Damri tujuan Bandara, yang berpangkalan di jalan Pemuda Kebumen. Selain itu, bisa juga digunakan jasa Kereta api KRD Maguwo Ekspres (Purwokerto-Kebumen-Maguwo), langsung turun di stasiun Maguwo yang berada di lingkungan bandara.

Pariwisata

Goa Jatijajar
Dibentuk alam selama ribuan tahun, muncullah sebuah karya nan indah yang menawarkan nuansa lain. Tempat berpetualang di perut bumi, namun santai dan menyenangkan yang terletak 21 kilometer ke arah selatan Gombong, atau 42 kilometer arah barat Kebumen.
Gua Jatijajar berada di kaki pegunungan kapur. Objek wisata ini sungguh sangat menarik. Pegunungan kapur ini memanjang dari utara dan ujungnya di selatan menjorok ke laut berupa sebuah tanjung.
Sebagaimana umumnya objek wisata lain di Indonesia, yang hampir selalu menyimpan legenda, Gua Jatijajarpun tak terkecuali. Kata yang punya cerita, Gua Jatjajar ini pada zaman dahulu merupakan tempat bersemedi Raden Kamandaka, yang kemudian mendapat wangsit. Cerita Raden Kamandaka ini kemudian dikenal dengan legenda Lutung Kasarung. Visualisasi dari legenda tersebut dapat kita lihat dalam diorama yang ada di dalam goa itu.
Masuk ke dalam gua ini, bagaimanapun ada rasa degdegan. Betapa tidak! Karena merasa seperti masuk ke dalam mulut binatang purba Dinosaurus. Tambah ngeri lagi jika membayangkan gelapnya suasana di dalam perut dinosaurus tersebut. Namun rasa cemas itu segera sirna, sebab ruangan diterangi oleh lampu listrik dari ujung ke ujung. Meski mulut gua cukup lebar, namun ruang perut dinosaurus lebih lebar lagi. Pada langit-langit terdapat sebuah lubang sebagai ventilasi. Di tengah-tengah terdapat kursi melingkar tempat duduk pengunjung sambil menikmati indahnya ornamen stalagtit dan stalagnit serta diorama legenda Lutung Kasarung.
Setelah puas menyaksikan sajian ini, perjalanan dilanjutkan dengan menuruni tangga menuju ruang yang merupakan bagian ekor dari dinosaurus tersebut. Di dalam ruang ini, Anda dapat melihat sumber mata air yang disebut Sendang. Jumlah sendang tersebut ada 4 buah, yaitu Sendang Mawar, Kantil, Jombor dan Puserbumi. Sendang Mawar dipercayai mempunyai kekuatan gaib yang bisa membuat seseorang tetap awet muda, karenanya setiap pengunjung selalu menyempatkan diri untuk membasuh muka dengan air Sendang Mawar tersebut.
Dipenuhi oleh rasa kagum dan terpesona, tanpa terasa Anda telah menempuh jarak 250 meter menyusuri perut dinosaurus. Fantastis bukan? Dan itulah kenyataannya. Bukan itu saja, bahkan tanpa Anda sadari, Anda telah masuk ke perut bumi sedalam 40 meter. Benar-benar suatu petualangan yang santai yang hanya bisa dicicipi di Taman Wisata Gua Jatijajar.
Terletak 21 Km sebelah barat daya Kecamatan Gombong, atau 42 Km sebelah barat daya kota Kebumen. Legenda di dalam goa menggambarkan legenda Raden Kamandaka atau legenda Lutung Kasarung. Panjang goa adalah 250 meter. Di area Goa Jatijajar ini juga terdapat beberapa goa lainnya, seperti Goa Intan dan Goa Dempok serta tersedia taman dan Pulau Kera. Untuk menuju ke obyek wisata ini telah tersedia sarana dan prasara transportasi, penginapan serta rumah makan yang relatif representatif. Patung Dinosaurus yang seolah memuntahkan air dalam lokasi wisata ini sebenarnya merupakan muara dari mata air dari dalam Goa Jatijajar yang tiada pernah berhenti walau musim kemarau sekalipun.
Obyek wisata Goa Jatijajar dilengkapi taman yang asri yang dilengkapi dengan taman bermain. Taman ini diberi nama Pulau Kera, karena di taman ini terdapat banyak patung kera. Di gerbang mulut Goa Jatijajar, terdapat lobang di antara stalagnit, sehingga bila cahaya matahari masuk terlihat sangat indah. Goa Jatijajar merupakan bukti dari legenda Kamandaka (Lutung Kasarung), di mana kisah ini secara tersirat dikisahkan melalui patung-patung yang ada di dalam Goa Jatijajar. Di dalam Goa Jatijajar terdapat sebuah mata air (sendang) yang konon kabarnya akan membuat awet muda bagi yang mencuci muka di sana.
Di samping Goa Jatijajar, masih terdapat goa yang lain seperti Goa Dempok ini. Stalagtit yang terdapat di dalam Goa Dempok terbentuk secara alami selama ratusan atau bahkan ribuan tahun yang lalu. Hingga kini masih terjaga keasliannya. Goa Intan berada satu lokasi dengan obyek wisata Goa Jatijajar. Goa ini memiliki keunikan tersendiri dengan langit goa yang relatif tidak terlalu tinggi.[2]
Goa Petruk
Terletak 7 Km selatan Goa Jatijajar. Petruk diturunkan dari nama pengikut setia Pandawa dalam cerita pewayangan. Goa ini sangat mempesona. Tetesan air kapur terdengar bagaikan kebisingan yang tiada henti. Banyak stalaktit yang menyerupai bentuk kehidupan di dunia, seperti halnya stalaktit seperti anjing duduk ini. Stalaktit ini sangat memukau pengunjung karena menyerupai tokoh Semar dalam cerita pewayangan. Gorden raksasa akan mengingatkan betapa Maha Kuasanya Tuhan YME dan segala ciptaannya di bumi dan di langit.
Boneka-boneka mungil terdapat di dalam Goa Petruk di antara aliran air dalam gua yang sejuk. Stalaktit ini sangat mirip dengan payudara yang tidak terdapat di tempat lain. Tangan anda dapat menyentuhnya karena dinding goa yang tidak terlalu tinggi.
Pantai Ayah
Terletak 9 Km dari Goa Jatijajar. Pantai pasirnya sangat luas dan mempesona. Wisatawan dapat menyewa perahu sambil menatap indahnya perbukitan. Di sini anda dapat menyaksikan matahari tenggelam yang mengagumkan.
Pantai Karangbolong
Nuansa perbukitan yang asri dan lambaian pohon kelapa serasa menyejukkan hati. Pantai Karangbolong menyimpan berbagai keindahan. Di samping pantai yang menawan, Pantai Karangbolong juga menyimpan keindahan karang dengan sarang burung waletnya.
Pantai Petanahan
Terletak 17 Km Barat daya Kota Kebumen. Dengan ombak besarnya, Pantai Petanahan memiliki daya tarik tersendiri. Di lokasi ini juga dilengkapi panggung terbuka bagi acara-acara seni rakyat.
Arum Jeram Pedegolan
Lokasinya sepanjang Sungai Padegolan yang akan membuat hidup bagai mimpi. Jika anda petualang sejati, cobalah arungi tantangan ini dan raih kemenangan alami.
Pantai Pasir
Pantai Pasir terletak 24 Km sebelah selatan Kota Gombong atau 7 Km sebelah barat Pantai Karangbolong. Di balik keindahan alam yang memukau, Pantai Pasir diyakini masyarakat setempat sebagai pintu gerbang Istana Nyi Roro Kidul. Adapun pintu gerbang tersebut berupa batu karang yang seperti berujud beruang yang sedang minum air telaga. Di samping wisata alam pantai yang menawan, Pantai Pasir juga merupakan lokasi menarik bagi yang suka berbelanja hasil laut, karena Pantai Pasir juga merupakan tempat pelelangan ikan (TPI) utama Kabupaten Kebumen. Pemandangan di sekeliling Pantai Pasir merupakan perpaduan antara alam laut yang indah, pegunungan yang anggun serta wilayah pertanian dan pertambakan yang subur. Pantai Pasir dipercayai sebagai pintu gerbang Nyai Roro Kidul.
Pantai Tanjung Bata dan Menganti
Pantai Tanjung Bata dan Pantai Menganti memiliki karang terjal dengan bukit yang keperak-perakan serta pasir putih yang menawan.
Kedua pantai ini merupakan obyek wisata bagi wisatawan yang menyukai tantangan dan sedikit risiko. Lokasinya 7 Km dari Pantai Ayah. Untuk menuju lokasi ini wisatawan harus berjalan kaki sejauh 3 Km dari lokasi parkir kendaraan terdekat. Bentangan datar dekat Pantai Tanjungbata begitu indahnya. Panorama alam pantai yang menawan. Kerasnya ombak Pantai Selatan tidak menggoyahkan tebing karang yang tegar ini. Bentuk karang laut inilah yang membuat pantai ini disebut Tanjungbata karena bentuknya yang mirip batu bata raksasa. Bila anda pernah datang ke Pantai Kuta Bali, maka anda akan merasakan kekaguman yang sama saat melihat Pantai Pasir Putih Menganti ini. Ombak yang tidak terlalu keras membuat obyek wisata ini sangat menarik sebagai lokasi santai sambil bermain di pantai pasir putih yang lembut. Investasi di Pantai ini merupakan tantangan bagi investor yang berminat mengembangkannya.
Pemandian Air Panas Krakal
Pemandian Air Panas Krakal memiliki mata air yang tidak pernah kering walau musin kemarau panjang sekalipun.
Waduk Serbaguna Sempor
Waduk Serbaguna Sempor memiliki pemandangan alam indah, dilengkapi dengan arena bermain anak-anak, tempat parkir, cottage serta panggung terbuka.
Waduk Wadas Lintang
Waduk Wadaslintang mempunyai luas sembilan kali Waduk Sempor. Letaknya 34 Km arah timur laut Kota Kebumen.
Benteng Van Der Wijck
Terletak di Kota Gombong Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Dibangun pada abad ke XVIII oleh Belanda untuk pertahanan, dan bahkan kadang-kadang untuk menyerang. Nama benteng ini diambil dari Van Der Wijck, nama yang terpampang pada pintu sebelah kanan, kemungkinan nama komandan pada saat itu. Mudah dicapai dengan kendaraan pribadi atau transportasi umum 21 Km dari Kebumen, atau 100 Km dari Candi Borobudur. Benteng ini kadang dihubungkan dengan nama Frans David Cochius (1787 - 1876), seorang jenderal yang bertugas di daerah barat Bagelen yang namanya diabadikan menjadi Benteng Generaal Cochius. Selanjutnya benteng pertahanan ini digunakan untuk sekolah militer.
Data teknis benteng:
Luas benteng atas 3606,625m².
Benteng bawah 3606,625 m².
Tinggi benteng 9,67 m, ditambang cerobong 3,33 m.
terdapat 16 barak dengan ukuran masing-masing 7,5 x 11,32 m.
Kolam Renang "Gading Splash Water/GSW"
Terletak di dalam area ibukota Kebumen hanya 300 m, arah barat daya dari alun-alun Kebumen. Ini adalah kolam renang yang di disain sangat artistik, ada pencampuran bangunan budaya barat dan timur, sangat cocok untuk tempat hiburan dan pembelajaran keluarga, karena didalamnya terdapat banyak fasilitas pendukung, dari area bermain anak, cafe, mini market, tempat fitnes yang modern, sampai area erobic. Ini benar-benar rest area yang akan juga bikin kita fress, sehat dan menghibur.
Wisata Air Jembangan
Terletak 10 kilometer utara Kutowinangun, masuk wilayah kecamatan Poncowarno. Terletak di sekitar Bendungan Pejengkolan, yang merupakan bagian dari sistem irigasi waduk wadaslintang. Sudah dilengkapi sarana dermaga dan perahu wisata, warung makan, sepeda air dan segera dilengkapi dengan waterboom.

Tokoh terkenal

Makanan khas

Wednesday, 2 January 2013

proses editing


 BAB 5
 
PROSES EDITING 
Ada sebagian web designer dalam membuat situs professional tidak
memanfaatkan Adobe Photoshop dalam merancang web, padahal
dengan software tersebut kita akan lebih mudah dan lebih praktis
dibandingkan harus membuat kode html.

Ketika dokumen Adobe Photoshop tersimpan dalam bentuk web
maka secara otomatis akan membuat tag html sendiri sehingga tidak
perlu bersusah payah mengetik kode html. Anda dapat membuktikan
sendiri seperti nampak pada gambar berikut.  



5.1.  EDITING AWAL

Situs yang telah dibuat, tidak secara otomatis dapat diisi dengan
komponen (baik teks maupun grafik/gambar). Hal ini dikarenakan
kode html masih dalam bentuk gambar  <img src> bukan latar
belakang  <background>. Apabila kode html masih dalam status
objek gambar maka Anda tidak dapat memasukkan teks maupun
grafik. 

  105
5.1.1. Mengubah Objek menjadi Background
Tidak semua gambar (image) yang  pada web yang telah kita buat
diganti. Jika image tersebut berfungsi sebagai tombol, maka Anda
dapat menambahkan menu pull down agar tampilan website lebih
menarik. Anda juga dapat membuat tombol dalam bentuk mouse over,
dan lain sebagainya.

Pada bagian ini, kita akan mencoba membahas tentang teknik
penggantian objek gambar menjadi  latar belakang  (backgrdound) 
agar kita dapat memasukkan beberapa komponen di dalamnya (teks
maupun grafik).

1.  Pertama kali,  bukalah file index.html menggunakan
Macromedia Dreamweaver.

Gambar 5.1.1.1. Membuka dokumen di Macromedia Dreamweaver
2.  Setelah file terbuka, tentukan terlebih dahulu image mana saja
yang akan di jadikan latar belakang dan bagian mana saja yang
akan dijadikan sebagai tombol.  Sebagai contoh, klik image di
bagian bawah teks New Product.
  106

Gambar 5.1.1.2. Memilih objek yang akan dihapus
3.  Pada bagian Properties, tertulis Src = images/index_26.gif hal
itu berarti kita tidak dapat memasukan teks di atas gambar
tersebut karena objek tersebut adalah image, bukan
merupakan background. Tekan Del untuk menghapusnya.

Gambar 5.1.1.3. Objek telah terhapus
  107
4.  Klik pada Background URL of cell untuk memilih gambar yang
akan dijadikan latar belakang (background). Oleh karena nama
file yang baru saja dihapus adalah index_26.gif maka gunakan
file tersebut sebagai latar belakang. 

Gambar 5.1.1.3. Menentukan file gambar sebagai background
5.  Ketikkan images/index_26.gif pada kolom Bg.

Gambar 5.1.1.4. Memasukkan nama file untuk background
6.  Lakukan hal yang sama pada bagian lain apabila ingin dijadikan
sebagai latar belakang agar kita dapat memasukkan objek
berupa teks, animasi, maupun gambar.



  108
5.1.2. Memasukkan Objek
Objek yang dimaksud dapat berupa animasi, gambar, maupun teks.
Dalam Macromedia Dreamweaver proses memasukkan objek sangat
mudah karena sudah disediakan tool yang  sangat lengkap. Anda
tinggal memilih objek apa yang akan dimasukkan. 

Berikut ini akan membahas masalah teknik memasukkan objek
berupa teks.
1.  Letakkan kursor pada tempat yang akan ditambahkan teks.

Gambar 5.1.2.1 Menempatkan kursor pada area teks
2.  Pada penel Properties, aturlah beberapa spesifikasi seperti
nampak pada gambar berikut.

Gambar 5.1.2.2. Panel Properties
3. Ketikkan beberapa kalimat yang berisi berita, kemudian aturlah
format teks tersebut seperti nampak pada gambar berikut.
  109

Gambar 5.1.2.3. Memasukkan teks pada dokumen
4.  Anda bisa memasukkan image di antara teks tersebut. Untuk
melakukan hal itu, pertama kali letakkan kursor di awal paragraf
kemudian pilih menu Insert > Image.

Gambar 5.1.2.4. Memilih menu Insert
5.  Pilih file gambar yang akan dimasukkan dalam dokumen
tersebut. 

Gambar 5.1.2.5. Menentukan file sumber
  110
6.  Apabila berhasil memasukkan  gambar, maka akan terlihat
objek tersebut berada di depan paragraf. Namun posisinya
masih kurang sempurna karena susunan teks terdorong oleh
gambar tersebut. 

Gambar 5.1.2.5. Mengklik objek gambar
7.  Agar tampilan lebih rapi, Anda dapat mengatur posisi gambar
sehingga seluruh teks akan berada di sebelah kanan gambar.
Untuk melakukan hal tersebut, pada panel Properties pilih Left
untuk Align.

Gambar 5.1.2.6. Mengatur alignment untuk objek gambar



  111
5.2.  MEMBUAT LINK DAN NAVIGASI

Menu yang mudah digunakan (user friendly) dapat membantu
pengguna ketika mencari informasi yang dibutuhkan. Sebaiknya
menggunakan tombol menu yang umum, seperti: Home, Product,
Service, dan Contact Us.

Dalam Macromedia Dreamweaver, kita membuat Pop-up Menu, dan
Jumping Menu secara mudah. Anda tidak bersusah payah
menuliskan script yang panjang dalam bahasa Javascript karena
telah disediakan tool yang sangat mudah dan fleksibel.

5.2.1. Membuat Pop-up Menu
Keunggulan software Macromedia Dreamweaver dibandingkan
dengan aplikasi lain yang sejenis adalah adanya tool untuk membuat
menu pop-up  yang dibuat dengan bahasa Java. Bagi mereka yang
masih awan dengan bahasa Java,  tidak perlu bingung karena
disediakan panel Behavior untuk mempermudah dalam pembuatan
menu pop-up. 

Sebelum membuat pop-up menu terlebih dulu harus menyiapkan
nama file sebagai link. Sebagai contoh: ketika user memilih menu PC
maka yang akan muncul adalah pilihan nama computer seperti Acer,
HP, BenQ, dan lain sebagainya. Dan ketika user memilih salah satu
opsi (missal: Acer) maka akan terhubung ke file tersebut.
Dengan demikian, Anda harus membuat beberapa file dengan bentuk
interface yang sama seperti halaman utama, yaitu menyimpan
dengan nama lain (contoh: Save As > acer.html). Diasumsikan, Anda
telah memiliki beberapa file sebagai link yang dimaksud.

1.  Pertama kali, klik menu PC.

Gambar 5.2.1.1. Mengaktifkan salah satu objek gambar
  112
2.  Jika panel Behaviors belum  muncul, aktifkan terlebih dulu
dengan cara memilih menu Window > Behaviors.

Gambar 5.2.1.2. Mengaktifkan panel Behaviors
3.  Pada panel Behaviors (berada  di sebelah kanan), klik tombol
Add (tanda plus) untuk membuka menu

Gambar 5.2.1.3. Membuka menu Behaviors
4. Selanjutnya pilih Show Pop up Menu.

Gambar 5.2.1.4. Mengaktifkan menu Show Pop-up Menu
5.  Setelah mengklik pilihan tersebut, maka akan muncul kotak
dialog Show Pop-up Menu yang masih kosong.
  113

Gambar 5.2.1.5. Kotak dialog Show Pop-up Menu
6.  Pada Tab Contents, masukkan  nama menu pada kolom Text
(misal: Acer).

Gambar 5.2.1.6. Memasukkan judul untuk menu
7.  Kemudian masukkan alamat URL pada kolom Link.

Gambar 5.2.1.7. Menentukan alamat Link
8. Selanjutnya pada kolom Target, pilih _parent.

Gambar 5.2.1.8. Menentukan target
9.  Untuk membuat menu yang baru, klik tanda plus (+) di bagian
atas. Kemudian lakukan hal sama seperti pada tahap 6.
  114

Gambar 5.2.1.9. Membuat beberapa menu baru
10.  Selanjutnya, klik Tab Appearance untuk mengatur warna teks
dan latar belakang pop up menu. Tentukan jenis dan ukuran
font yang digunakan. Lalu tentukan pula warna teks dan warna
cell ketika mouse berada di atas teks.

Gambar 5.2.1.10. Mengatur spesifikasi untuk teks menu
11.  Klik Tab Advanced untuk menentukan lebar, tinggi dan warna
border kotak pop up menu.

Gambar 5.2.1.11. Mengatur spesifikasi kotak menu 
  115
12.  Klik Tab Position untuk menentukan posisi pop up menu.

Gambar 5.2.1.12. Menentukan posisi pop-up menu
13.  Setelah selesai klik  OK. Untuk melihat hasilnya, klik tombol
F12.

Gambar 5.2.1.13. Hasil akhir pembuatan pop-up menu
14. Untuk mengasah keterampilan Anda, buatlah pop-up menu
pada tombol lain.


  116
5.2.2. Membuat Rollover Image
Macromedia Dreamweaver selain menyediakan tool untuk membuat
Pop up Menu juga menyediakan tool untuk membuat Rollover Image
sebagai tombol. Yang harus Anda lakukan pertama kali adalah
menyediakan dua buah gambar yang ukurannya sama tapi warnanya
berbeda. 
1.  Buatlah duplikasi gambar tombol yang telah ada.

Gambar 5.2.2.1. Menyiapkan dua buah gambar
2.  Kemudian editlah file hasil duplikasi tersebut menggunakan
Adobe Photoshop. Pilih menu  Image > Adjustment >
Hue/Saturation.

Gambar 5.2.2.2 Memilih menu Hue/Saturation
3.  Setelah muncul kotak dialog Hue/Saturation, aktifkan pilihan
Colorize. Kemudian geser Slider Hue maupun Saturation
sesuai kebutuhan. Setelah selesai klik  OK, simpan dokumen
tersebut dengan cara menekan Ctrl+S. 
  117

Gambar 5.2.2.3. Kotak dialog Hue/Saturation
4.  Sekarang kembali ke Macromedia Dreamweaver. Klik gambar
About Us.

Gambar 5.2.2.4. Mengaktifkan salah satu objek
5. Hapuslah objek tersebut  dengan cara menekan tombol  Del.
Selanjutnya pilih menu  Insert > Image Objects > Rollover
Image.

Gambar 5.2.2.5. Mengaktifkan  menu Rollover Image
6. Setelah muncul kotak dialog Insert Rollover Image, berilah
nama gambar pada kolom Image name kemudian tentukan
  118
gambar asli pada kolom Original Image. Untuk mempermudah
pencarian file,  klik tombol  Browse. Tentukan pula file untuk
gambar rollover pada kolom Rollover Image.

Gambar 5.2.2.6. Menentukan gambar asli dan gambar rollover
7.  Masukkan teks alternat pada kolom Alt, lalu tentukan nama file
sebagai link ketika tombol tersebut di klik.

Gambar 5.2.2.7. Menentukan alternat dan alamat URL
8.  Untuk melihat hasilnya, tekan tombol F12.

Gambar 5.2.2.8. Hasil akhir pembuatan rollover image menu